Camping Di Pulau Kayu Angin
Bener – bener trip yang menyenangkan,trip bareng agan dan aganwati KIT.
Trip ini berlangung selama 2 hari satu malam, yaitu berangkat sabtu pagi pulang minggu sore.
Sabtu 06 November 2010
Jam 01.00 baru bisa tidur setelah habis pulang dari nongkrong di HEK ( cari wedang jahe susu plus sego kucing ) , packing bentar dan mulai tidur…. zzzzzzzzzzzzz.
Alarm bunyi jam 04.00 dan terbangun dari tidur yang lumayan sebentar, Mandi & sholat shubuh menjadi aktifitas selanjutnya, tidak berapa lama hp bunyi, dan setelah kubuka ternyata sms dari Anggi ( temen yang rencana barengan naik taksi dia dari arah Ragunan) .
“aku dah berangkat… naik taksi express… “sms anggi.
“oke” bls gw.
Dirasa segala sesuatunya sudah siap, tepat jam 05.00 gw berangkat dari kost, yang ada di daerah Slipi. Gw dari slipi bareng tetangka kost gw namanya Ocep yang ikut Trip ini juga.
Tidak berapa lama Anggi yang dari arah ragunan sudah nyampe di Slipi dengan taksi Expresnya yang sudah menunggu gw dan ocep di perempatan Slipi. Tanpa Babbibu, langsung kita berangkat menuju POM Bensin Pertamina Muara Angke yang deket pelabuhan penyebrangan menuju kawasan pulau seribu.
Sepanjang perjalanan ke Muara Angke kita saling ngobrol dan bercanda dengan sopir taksi dan tanpa terasa perjalanan begitu cepat… maklum masih pagi buta..
Bau amis mulau menyeruak ketika kaca sopir taksi terbuka sedikit,
“pak, pom bensin sebelah mana ” tanya sopir taksi pada Bapak pedagang ikan.
“lurus terus belokan kanan ke 2″ sahutnya.
Muara Angke, dan akhirnya nyampe juga di POM Bensin tersebut. Tepat 05.45 nyampe disitu, temen – temen dari rombongan trip kita, blm ada satu pun yang datang, wedew pertamax dong kita,
keren2….
Tepat jam 06.10 rombongan dah lengkap, saling berkenalan dan Berdo’a untuk keselamatan kita sebelum ke kapal.
Action selanjutnya adalah naik kapal… yang menuju ke Pulau Harapan ?? kenapa ke pulau itu?? karena kita memilih singgah disini sebelum ke pulau Kayu Angin.
sekedar info; kapal yang ke pulau Tidung penuh banget.. orang semua isinya.wedew… untung kita singgahnya di pulau harapan jadi sepi deh penumpangnya, bisa tiduran, merebahkan badan, slonjoran, nikmat banget deh pokoknya kalau naik kapal yang sedikit penumpang.
Bau amis ilang… dan bau gak sedap lainnya… hmm.. tanda – tanda kita dah lumayan jauh dari jakarta… yang setelah itu adanya cuma indah , takjub dan …. (teruskan sendiri.. yang bagus2 ya.. !)
Perjalanan yang menyenangkan.. menaiki kapal yang super sederhana, perjalanan dari Muara Angke menuju Pulau Harapan memakan waktu kurang lebih 3 jam-an.
Dalam perjalan menuju Pulau Harapan kita di suguhi dengan berbagai keindahaan pulau – pulau yang ada di sekitar, diantaranya pulau untung jawa dll ( lupa nama pulaunya..saking banyaknya pulau ).
Pukul 10.00, kurang dan lebihnya jam segitu lah kita nyampe di pulau Harapan, berawal dari sini, naluri ke Alayan kita mulai tumbuh dengan sendirinya, jeprat – jepret.. wedew..dari pelabuhan ampe menuju rumah Pak Rambo ( Pak Rambo itu sapa ?? ntar gw ceritain itu sapa… sekarang skip dlu yang namanya Pak Rambo )
.
Nyampe juga akhirnya di rumahnya Pak Rambo, Istirahat sejenak, cuci muka, bersih2, mengecingkan diri pada tempatnya dan banyak kegiatan2 lagi yang lainya.
Dikarenakan makan siang dah siap, maka kita langsung makan siang aja tanpa menunggu di komando. Maklum perjalanan yang lumayan lama, berangkatnya pagi2 buta pula, blm sempat sarapan. Paling hanya di jejali dengan biskuit sepanjang perjalanan.
Hmm.. yummi… dan seketika itu ada yang nyeletuk.
“ini masakannya yang enak atau gw nya yang laper…
“celetuknya.
Ya begitulah kira – kira, enak gak enak yang penting kita syukurin, idup kita masih bisa makan.
Makan selesai saatnya nyantai2 dlu , coz pas kita nyampe sono udara panas banget, cuaca cerah soalnya, bener – bener medukung cuacanya.
Mencocokan Fin buat snrokling yang akan disewa, sebagian ada yang sedang menunaikan sholat Dzuhur ketika dah masuk dzuhur, sebagiannya lagi ada yang tidur – tiduran di ruang tengah, dan lebih gokil lagi, sudah ada yang jalan – jalan keliling Pulau Harapan, itulah agenda setelah pada kena suntikan tenaga dari nasi.
.
Makan siang selesai, sholat udah, istirahat dah cukup, fin2 yang mau di sewa udah pada cocok sesuai ukuran kaki2 para pelancong a.k.a kita..
, dan sekarang saatnya berangkat keliling – keliling melihat pulau – pulau sekitar, sambil mencari tempat snrokling yang indah.
Hmm.. tak terasa lebih dari 4 jam kita berkeliling ke pulau – pulau dan bersnorkling ria, dirasa cukup, sang ABK pun langsung tancap gas menuju pulau tujuan camping kita yaitu “PULAU KAYU ANGIN”.
Pulau kayu angin dah nampak dan perahu akan segera menepi, tapi perahunya gak bisa menepi banget ke bibir pantai, tanya mengapa ?? karena jam segitu air laut pada surut. OKB.. !!
“kok OKB, orang kaya baru dong “..
“bukan gan… itu punya warteg boys.. Okelah Kalau Begitu”…
“owh…”
Temen saking pengen buru – burunya pengen turun langsung deh pada bikin barisan untuk mengestafetkan (jawa=ranting) menurunkan barang – barang perlengkapan yang ada di perahu. Diantaranya Tas, Pelampung, Galon Air minum, Nasi, Ikan mentah yang akan dibakar dll.
Pantai yang indah, terlena dan takjub akan pesona2 yang ada disitu.
“pasirnya keren ui” kata NN
“iya pasirnya keren ” sahut NN yang lain.
Photo – photo dan teriak2 begitu sangat menyenangkan di Pulau yang tak berpenghuni ini..
Photo2 memang menjadi primadona ketika kita berwisata, tidak bisa dipungkiri kebiasaaan itu begitu mewabah ketika di dunia alam nyata kita ada FB, twitter dan jejaring2 spiderman.. eh salah.. jejaring2 sosial yang lain.
Mengelilingi pulau, sambil photo2, sekalian mencari tempat untuk mendirikan tenda begitu sangat menyenangkan sambil bermain pasir.. hmmm.. liburan yang menyenangkan.
Tempat untuk mendirikan tendapun telah dintentukan.
“disini yang cocok, mudah2an gak akan kena air pasang, deal… ” kata NN
“deal aja dah .. daripada kelamaan ntar tendanya gak berdiri2 lagi… mana bntar lagi mo sunset…” penegasan NN satunya.
Setelah diputuskan, temen2 sebagian lari ke tempat dimana barang2 kita berkumpul ketika diturunin dari perahu.
“lho tendanya gak ada ” tanyanya.
“ada yang tau tendanya dimana “tanya yang lain”
“OMG… tau gak tadi tendanya ditaruh di bagasi perahu (red=dibawah, deket mesin ) “jelasnya.
Jadi kesimpulannya tendanya masih di perahu yang ngaterin kita tadi, dan perahu tersebut sudah balek menuju pulau harapan. hmm… efek terlena karena keindahan pulau nich…pada lupa tenda.
Action pertama adalah telpon juragan Rambo selaku yang punya perahu, setelah cicicuit2 di telpon, juragan rambo ngasih nomer hpnya ABK perahu tadi, oh ya nama ABK perahu tadi adalah Mr. NurSaid.
ABK perahu ditelpon, tanpa membuat alasan yang gak jelas langsung deh balek kanan menuju pulau kayu angin lagi. Terima kasih yang Mr. Nursaid, aku …. padamu lho… :hammer: , karena dirimu kita gak jadi tidur di luar gara – gara gak punya tenda, gak akan keujanan, gak akan kepanasan.. lebay2..
.
Tenda datang, saat nya kita dirikan, dan ini harus buru – buru karena sebentar lagi sunset akan datang. Setengah jam berlalu 4 tenda pun sudah berdiri dengan kokohnya seakan2 menanti sang tuannya untuk berlabuh dipangkuannya. (kapal kalee… berlabuh..
).
Kejar sunsettt………….. apanya yang dikejar ?? orang sunset gak kemana2….
photo2…
:hammer: he.he….
Sunset berlalu, masing – masing pada membersihakan diri dengan air galon yang kita bawa dari pulau Harapan, wudhu, dan Magrib.
Bakar – bakar ikan menjadi kegiatan selanjutnya, Gokil parah pas momen ini hmm.. cuma bermodalkan kecap plus Saus sambel aja pada lahap banget makan ikan bakar gosongnya yang gak jelas mateng atau kagak… keren – keren. Bener2 mensyukuri nikmat Allah.
Perut kenyang, menikmati indahnya udara malam pantai dengan ditemani Cigaretttttt.. nikmatnya tidakk karuan mamen..
Curhat, dongeng, cerita.. dari yang legend sampe yang gak legend.. keluar semua di sesion ini… he.h..
Tepat jam 22.00 Waktu bagian Pualau Kayu Angin, kurang lebihnya jam segitulah, temen2 dah pada bergegas menuju tendanya masing2. Pada mo berangkat tidur. Anak2 yang belum ngantuk masih nerusin ngobrol – ngobrolnya dibibir pantai, sambil bercigaret ria.
Ketika mata udah tidak bisa diajak kompromi, diriku memutuskan untuk tidur di pasir deket bibir pantai saja, karena gw rasa tidur didalam tenda akan sangat panas & pengap.
Melewati malam di pulau yang tak berpenghuni emang menyenangkan..
Minggu 07 November 2010
Dini hari jam 4 pagi diriku dah terbangun karena hujan turun sepagi itu, langsung lari menuju tenda untuk meneduhkan diri dari terpaan air hujan yang begitu bersahabat karena hanya gerimis kecil – kecil. Selang tidak berapa lama hujanpun reda. Siap – siap untuk menunaikan sholat shubuh.
Momen yang paling gw suka adalah ketika dan pada saat ini.
Ambil Sajadah dan plastik buat alas…
Menepi menuju tempat sepi dibibir pantai,
Menunaikan sholat shubuh,
Di suasana yang masih gelap,
Buaian angin pantai yang masih sayu,
Deru ombak pasang yang masih malu untuk memecah pasir pantai.
hmm…..
Sapaan hangat tersebut begitu menenggelamkan diriku pada Besarnya kekuasaaan sang pencipta..
Allahuakbar….
Selesai sholat shubuh, mengelilingi pulau dengan menikmati matahari terbit adalah sesuatu yang kita idam2 kan..
tapi sayang matahari pagi itu bener2 tidak mau menampakkan diri … dan hujan pun turun kembali. hmmm…
Daripada kita neduh di tenda kedinginan, mending kita main air laut aja sambil becanda, berenang2 mengelilingi pulau… Dahsyat men…
eitss.. tapi jangan lupa, photo2 tetep ya….
.
Jam 9.30 perahu penjemput dateng, karena laper kita makan dlu di perahu (nasi dibawa oleh perahu dari pulau Harapan, yang masakin istrinya Pak Rambo kayaknya).Makan selesai, dilanjut beres2 tenda dan mengakut segala peralatan camping kita ke perahu untuk balek ke Pulau Harapan.
Nyampe pulau Harapan sekitaran jam 11.00
Mandi, ganti baju dan siap ke Pelabuhan Pulau Harapan untuk balek ke Muara Angke…
Tepat jam 13.00 kita dah di Pelabuhan Pulau Harapan, dah dikapal, ambil posisi untuk tidur, dan bangun2 udah nyampe deh di Muara Angke… tepat jam 16.00.
Jakarta lagi gan…..
.
Begitulah trip camping ke Pulau Kayu Angin yang gw lakukan bersama temen – temen KIT.
Thkss to kaskus, Bro Taftaro, Ocep, Fadly, Hary, Gita, Afni, Darma, Nadya, Anggi, Kiki, dan Trio IPB.
****
Rincian biaya dengan peserta 14 orang:
Kapal M Angke – Kelapa (PP) : @Rp 70.000
Sewa kapal (Rp 600.000) : @Rp 42.857
Sewa snorkling ( 1 hari ) : @Rp 35.000
Sewa tenda (Rp 22.500/hari/3 org) : @Rp 15.000 (untuk 2 hari)
Nasi box (Rp 15.000) : @Rp 30.000
Ikan + nasi termos (Rp 180.000) : @Rp 12.857
Air galon (4 x Rp 20.000) : @Rp 5.714
Tips untuk ABK (Rp 50.000) : @Rp 3.571
Antar jemput tenda (Rp 100.000/11) : @Rp 9.091
Total : Rp 224.090
Sewa tenda di Saung Gowa Ciputat, bisa dianter, kemarin kita sewa yang dome.
Mr. Rambo adalah yang nyediain alat2 snrokling, perahu, dan makanan. Bisa kontak di nomer 0859 2127 7879












asikk kayaknya
banget asyiknya gan… iten-nya juga bisa lebih murah lagi dari itu kok.. tinggal menyesuaikan aja.. hehehe