Nano Station2 sebagai Bridge Station
dikarenakan akhir2 ini make tuch alat ya udah deh sekalian bikin dokumentasinya. Nano Station 2 sangat powerfull kalau boleh dibilang, mirip mikrotik cuman gak mirip banget sich. Ya pokoknya mirip2 gitu deh. Dan enaknya lagi sinyal strengthnya bisa dilihat tanpa kita harus remote ke Nano Station 2, kita melihat dari luarpun bisa karena icon lampu sinyal strength tersebut ada di luar.
Yang pasti Nano Station 2 bisa di fungsikan sebagai Router Acsess Point, Bridge Station, Acsess Point WDS. dll. Kali ini kita jadikan dia sebagai Bridge Station dulu aja.. cara – cara sbb :
Nano Station 2 Berfungsi Sebagai Bridge.
Bridge adalah penghubung, Contoh topologinya seperti ini :
* Pertama – tama yang harus dilakukan adalah menyiapkan segala perlengkapan yang di perlulan diantaranya adalah NanoStation2 lengkap beserta POE dan kabel UTP 2 buah, Kabel UTP yang satu berfungsi sebagai POE menuju ke NanoStation2 sedangkan yang satunya lagi berfungsi untuk dihubungkan dengan kompi yang akan kita gunakan untuk konfigurasi.
* Memulai konfigurasi, yang harus di lakukan adalah merubah IP yang ada di kompi kita satu jaringan dengan IP default dari NanoStation2 (hal tersebut disebutkan di bungkus NanoStation2 pada bagian belakang), yaitu 192.168.1.20. Maka di kompi kita yang akan kita gunakan untuk mengkonfigurasi ipnya misal menggunakan 192.168.1.21 dengan netmask 255.255.255.0. Seperti tampak pada gambar di bawah ini. (contoh ip static di ubuntu )
* Buka browser, dan lakukan browsing ke alamat 192.168.1.20, kemudian akan muncul window baru untuk memasukan username dan password dari NanoStation2 yang login defaultnya adalah username dan password sama, yaitu ubnt.
* Berhasil login, klik menu Link Setup, yang harus dilakukan adalah mengganti wireless mode menjadi station, ESSID diisi dengan cara memilih pada menu select misal “GolekRokokSulit”, Lock to AP MAC diisi dengan mac address dari wireless ESSID, dan terakhir bagian wireless security bawah pada kolom WPA preshared key, diisi dengan password dari ESSID yang kita tuju misal “kirunbagiokolek”. Setelah selesai, jangan lupa di simpan dengan klik change kemudian apply. Contoh ada di bawah ini.
* Klik menu Network, yang perlu dilakukan adalah Networkmodenya pilih Bridge, Bridge IP address pilih static, IP address, Netmask, Gatwey, dan DNS isikan dari IP yang kita dapet dari ISP kita tembak wirelessnya atau dari ESSID yang kita tembak tadi.
Klik change dan apply.
Untuk menu Advanced, dan service acuhkan dulu saja, karena disini kita mencoba bridge agar terkoneksi lebih dahulu.
Sedangkan kalau kita butuh pengaturan hostname, mengubah password administator dll. menunya ada di System.
Konfigurasi yang kita lakukan telah selesai, sekarang untuk testing jalan dan tidaknya koneksi tersebut dengan cara, mengganti IP Lan yang ada di kompi kita yang tadi settingannnya statis, sekarang menjadi dinamic.
Lakukan test ping misal ke yahoo.com, kalau replay berati konfigurasi yang kita lakukan berhasil.
Begitulah cara setting NanoStation2 untuk dijadikan sebagai bridge, untuk lebih lanjutnya bisa di utak atik sendiri.
File PDF Nano Station2 sebagai Bridge Station bisa diwonload disini
File PDF Nano Station2 sebagai Router bisa didowload disini
Bersambung ke tulisan selanjutnya yaitu Nano Station 2 sebagai Acsess Point dan Acsess Point WDS











Recent Comments